Postingan

Mendidik yang Kontruktif? Perlu Mengedepankan Mekanisme Dialogis

Gambar
Tak dipungkiri berbagai gejala yang   mengindikasikan   intoleransi dan    radikalisme masih berpotensi terjadi di   Indonesia. Potensi-potensi ini sebagian sudah terjadi meski hanya di beberapa daerah, sebagian besarnya bukan tak mungkin akan   muncul ke permukaan secara masif   di waktu   yang   akan   datang,   jika tidak   ditangani secara sungguh-sungguh. Rentetan serangan terorisme dari   Mako Brimob sampai Polretabes Surabaya, dari Sidoarjo sampai Riau dan lain-lainnya yang terjadi belum lama ini adalah bukti nyata kecenderungan ini. Tragisnya teror membabi buta ini meninggalkan jejak keprihatinan, kesedihan dan duka yang mendalam. Bahkan untuk kalangan tertentu yang menjadi saksi mata bahkan korban dari serangan ini, kejadian yang mereka alami meninggalkan keadaan jiwa yang sangat traumatik. Hal ini wajar karena serangan ini datangnya tiba-tiba, tak terduga dan cara yang ditempuh sangat brutal dan tidak be...

Gadis Pemilik Caffe

Gambar
Ting… tiba-tiba bunyi itu diperdengarkan. Tak lama berselang suara nan ayu menguntitnya sembari menyapa penuh santun. “Kurang beberapa menit lagi kita akan mendarat di Bandara Para Pelancong. Suara itu seketika menyadarkan pulasku. Mataku perlahan-lahan menatap yang ada di sekitarku. Sepertinya semua penumpang dalam situasi yang sama seperti aku. Ya, kaget dari tidur yang memaksa. Sepertinya disengajakan. Ini mungkin strategi tak sadarkan diri agar “tidak merasakan” ayunan dan hentakan body Lion Air yang sering mengoyakkan isi dalam perut. Muntah, mual, pusing itulah efeknya. Bagi mereka yang “masih perdana” mungkin ini salah satu trik praktisnya. Kalau tidak tidur, isap saja permen pesan temanku waktu itu. Ini mitos atau tidak dicobai dan yakinlah pasti ada  manfaatnya. Pandangan mataku  seketika terperosok disisi kiriku. Kulihat gadis setengah baya teman sebangkuku pun tersentak kaget. Mata kami pun beradu pandang sembari mengulas senyum tersipu-sipu. “Hay kak!” Sap...

MADING SEKOLAH: Wadah Praktis dan Kreatif untuk Mengasah Kemampuan Menulis

Gambar
Saya tidak tahu lagi itu kapan. Tapi saya masih ingat pada waktu itu saya pernah menjadi pengurus  inti mading sekolah di sebuah lembaga pendidikan khusus itu, lembaga pendidikan khusus untuk calon imam. Ingatan tentang pengalaman di  belasan tahun yang lalu ini sekadar untuk menggariskan sebuah makna penting tentang sebuah spirit dasar. Spirit dasar yang sudah mengakar di lembaga pendidikan itu yaitu  spirit membangun kebiasaan berliterasi. Jadi flashback ini bukan untuk menyombongkan kualitas lembaga pendidikan atau membanggakan almamater ini tetapi hanya sekilas menggambarkan iklim literasi di lembaga pendidikan setingkat sekolah menengah atas itu. Kenyataan yang tak dipungkiri bahwa ada iklim menulis yang dibangun baik sana. Walau sampai saat ini banyak alumnus lembaga pendidikan yang belum menyadari sisi ini. Mungkin karena iklim ini dianggap sebagai yang hal biasa. Atau sudah membeku dalam sebuah rutinitas yang sudah berlangsung dengan sendirinya atau oto...

Jadi Produktif, Hindari Ciri Manusia Satu Dimensi

Gambar
Semenjak ditetapkan kebijakan terkait moratorium test CPNS/CPNSD pada rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak bebas masalah. Masalah yang nyata adalah makin meningkatnya angka pengangguran bagi usia-usia produktif. Kebijakan ini cukup pelik disiasati ketika sikap manja pada ajang tahunan ini sudah menumpulkan daya kreativitas . Efek yang terjadi adalah posisi dan kondisi masyarakat pencari lapangan kerja mengalami kegalauan dan dilema. Yang lebih merasakan ini adalah generasi muda pemegang ijazah. Kegalauan dan kedilemaannya  menjadikan mereka mati suri kepercayaan dirinya. Lebih menyedihkan lagi bingung dengan ijasah atau gelar akademis yang disandangnya. Bahkan ada kebanyakan dari mereka tidak bisa berbuat apa-apa, pasrah pada keadaan yang mereka alami. Jika hal ini dibiarkan berlangsung dalam rentetan waktu yang lama maka akan ada babak baru penciptaan manusia-manusia stres akan eksistensi dirinya. Jika keadaan ini  terus dipaksakan atau tidak dimanage secara bija...

LITERASI, UNTUK APA DAN OLEH SIAPA?

Gambar
Tulisan saya ini sekadar membuka pandangan kita tentang apa yang kami buat selama ini terkait pelanggengan budaya literasi ala Media pendidikan Cakrawala NTT. Saya mengatakan demikian karena mencoba meminimalisir pandangan murahan terkait misi gerakan yang selama ini kami lakukan. Setahu saya di waktu-waktu awal kami menggelorakan gerakan edukatif ini belum banyak pikiran-pikiran miring yang secara tidak langsung mencoba melemahkan semangat kami. Tetapi setelah gerakan ini mem- booming dalam payung Gerakan Literasi yang waktu itu dicanangkan secara nasional semasa kepemimpinan menteri pendidikan waktu itu Anies Baswedan tamparan keras terus menghempas semangat kami yang sedari awal sudah terbangun dengan misi yang mulia ini. Bukan sekadar mencuci tangan dari setiap hujatan itu tapi pada tulisan ini saya coba membuka cakrawala berpikir kita terkait tujuan positif dari gerakan ini. Literasi itu Penting Sebenarnya tujuan gerakan literasi ala kami ada dasarnya. Semuanya ...

Wajah-Wajah Pejuang: Sepenggal Kisah dari Ayoutupas

Gambar
Sejenak saya ingat kembali momen ini. Memang sudah lama terurai pergi dari memori ini. Hampir pergi begitu saja ditelan pelbagai rutinitas kantor yang cukup menyita waktu, menguras energi dan pikiran. Tapi apapun rentetan kesibukan hal itu tak mampu menghapus setiap pengalaman yang sudah membekas bahkan terkubur tanpa nama. Saya kembali mengupas memori itu. Membuka kembali satu persatu catatan-catatan tua penuh romantika edukatif yang tergores dalam lembaran-lembaran kusut buku hariannya saya. Memori bersama crew MPC NTT dalam melanggengkan budaya literasi di sekolah-sekolah di pedalaman propinsi NTT. Kali ini memori saya menuntun saya untuk mengkisahkan geliat literasi di salah satu sekolah di kabupaten Timor Tengah Selatan tepatnya di Kecamatan Amanatun Utara. Salah satu kecamatan yang mendedikasikan segala kearifan lokalnya untuk kabupaten yang terkenal dengan keunikan dan kekhasan budaya Suku Botinya. SoE dalam balutan k isah SoE itulah nama ibu kota kabupatennya. Bagi...